CARA BUDIDAYA DAN AGRIBISNIS TANAMAN PAPRIKA

- Desember 07, 2017

CARA BUDIDAYA DAN AGRIBISNIS TANAMAN PAPRIKA

 
Agribisnis tanamanPaprika - Siapa yng tak tahu Paprika si buah yng berasa manis serta tidak banyak pedas. Memanglah nama Paprika bagi sebagian warga atau juga bisa dikatakan masyarakat Indonesia memanglah masih terdengar asing. Lantaran memanglah tumbuhan ini bukan asli nusantara, namun berasal dari Amerika Selatan serta mulai dikembangbiakan di tempat Asia dalam dekade tarakhir ini. Warna kulit buah yng khas dngan kilapannya menjadikan buah paprika bisa atau mampu membangkitkan sajian masakan yng dihidangkan. Tidak sedikit ibu keluarga serta master chief yng menjadikan buah paprika menjadi olahan sayuran yng mantap bagi atau bisa juga dikatakan untuk mendukung rasa masakan, semisal sup ayam, tumis cumi, udang mayones, serta lain-lainnya. Pasokan di pasaran yng masih langka, membuat harga paprika lumayan tidak murah, yaitu sekitar 15.000-30.000 rupaih per kilogram. Menjadikan tidak salah rasanya, andai budidaya tanaman paprika adalah kesempatan agribisnis yng menjanjikan.

Budidaya Tanaman Paprika

Tanaman Paprika (Capsicum annuum L.). merupakan jenis tanaman yng mirip cabai serta salah satunya keluarga terong-terongan. Paprika mempunyai rasa pedas ringan serta tidak banyak manis keasam-asaman. Bentuknya semisal buah tomat, namun lebih besar serta mengkilap. Tanaman ini bisa tumbuh yang dengannya baik di tempat dataran tinggi (750 meter di atas permukaan laut) yang dengannya suhu udara yng sejuk (15°-25° C). Daerah di Indonesia yng cocok dalam budidaya Paprika antara lain daerah dataan tinggi Jawa Barat (misalnya Lembang, Pengalengan, Cisarua, Ciwidey), Jawa Sedang di dataran Tinggi Dieng, Jawa Timur pada daerah Malang serta Bromo, Sumatera di tempat Brastagi, Gunung Kerinci, Bukit Tinggi, Bali di daerah Tabanan, Nusa Tenggara Timur di Ruteng serta Bajawa, di pulau Lombok, dan kawasan-kawasan sejuk lain-lainnya. Selain di tanam pada lahan, Paprika pula mampu dibudidayakan lewat media pot ataupun hidroponik.

Tips Budidaya Paprika



  1. Syarat tumbuh
    Paprika tidak sedikit dibudidayakan di Indonesia khususnya di daerah dataran tinggi. Hal ini dikarenakan paprika butuh suhu yng cukup dingin bagi atau bisa juga dikatakan untuk tumbuh. Jenis paprika yng umumnya dibudidayakan di Indonesia antara lain jenis wonder bell, skipper, serta blue star. Paprika umumnya cocok ditanam di daerah dataran tinggi bekisar antara 700-1000 mdpl. Tanaman ini bisa tumbuh yang dengannya kelembapan sekitar 80%. Sementara suhu udara yng memungkinkan paprika mampu tumbuh yakni antara 18-23o C. Paprika mampu dibudidayakan yang dengannya baik di tanah lempung berpasir yang dengannya PH 6-7. Andai ingin menanam tumbuhan paprika di dataran rendah, tentunya Perlu mempergunakan green house. Suhu ruangan Perlu diatur sedemikian rupa sampai-sampai mirip yang dengannya suhu di dataran tinggi. Tanaman ini adalah tanaman yng cukup sensitif terhadap alam. Jadi andai ingin membudidayakannya Perlu yang dengannya Amat telaten.
  2. Tahap PersiapanPaprika butuh tanah yng remah serta gembur. Lantaran itu, andai menanam di lahan tanah yng berat ataupun padat, maka Perlu dibajak berlebi dahulu. Sebelum ditanam pada lahan, benih paprika Perlu disemai media semai berlebi dahulu. Supaya penyemaian tak terganggu gulma, maka media semai bisa diberi mulsa ataupun sekam bakar yang dengannya perbandingan tanah humus serta mulsa yakni 75:25. Hal yang telah di sebutkan di lakukan sesudah pemupukan dasar. Sementara itu pengapuran bisa di lakukan bersamaan yang dengannya pemupukan dasar.
  3. Penyemaian bibit paprika.Rendam berlebi dahulu bibit paprika ke dalam air Anget (35°-40°C), serta biarkan selama 24 jam. Sambil menunggu proses perendaman selama satu hari, siapkan media penyemaian berupa pot ataupun lahan kecil (bergantung jumlah bibit) yang dengannya campuran tanah humus serta sekam sebanyk 3:1. sesudah proses perendaman, bibit siap semai yang dengannya tips menanamnya pada media semai sedalam 1/2 sampai-sampai satu centimeter. Siram lahan persemaian dua kali sehari bagi atau bisa juga dikatakan untuk melindungi kandungan air serta kelembabannya. Benih umumnya akan tumbuh sempurna sesudah memasuki hari ke-10. Seusai berusia tiga minggu, tunas-tunas paprika yang telah di sebutkan siap dipindahkan ke media tanam yng sebetulnya, baik berupa lahan tanah (mulsa plastik) ataupun yang dengannya memakai polibag besar yng berukuran 30x35 cm.
    Tatkala telah tumbuh serta muncul 5-7 helai daun serta telah cukup kuat bagi atau bisa juga dikatakan untuk diangkat, maka tanaman yang telah di sebutkan telah mampu dipindahkan ke lahan sebenarnya. Penanaman pada lahan di lakukan di atas pukul 16.00 ataupun pada pagi hari antara pukul 06.00 hingga pukul 08.00. Ini dimaksudkan bagi atau bisa juga dikatakan untuk menghindari stres pada tanaman andai di kenai terik matahari. Seusai itu, tanaman Perlu terus di awasi kelembabannya. Tanaman paprika akan mulai berbunga sesudah dua hingga empat minggu.Selama penanaman berlangsung ada baiknya tanaman yang telah di sebutkan diberikan naungan/peneduh. Hal ini di lakukan lantaran paprika adalah tanaman yng Amat peka terhadap intensitas cahaya. Naungan bisa dibuat dari plastik ataupun mampu pula menggunalan tanaman yng lebih tinggi menjadi pelindung. Tanaman paprika yng diberikan naungan akan menghasilkan buah yng lebih tidak jelek alias bagus. Selama penanaman, butuh pula di lakukan pemangkasan tunas vegetatif yng Suka muncul pada batang utama. Pemangkasan di lakukan agar bisa tanaman mampu tumbuh ke atas tanpa tidak sedikit cabang. Selain itu, butuh pula di lakukan pemangkasan bunga. Andai pada satu batang tumbuh dua hingga tiga bunga, maka yng dibiarkan cukup satu bunga saja supaya tak berlangsung kompetisi penyerapan nutrisi makanan.
  4. PerawatanLakukanlah kegiatan perawatan yng berupa penyiraman rutin 2x sehari, penyiangan rumput serta gulma, pemupukan, dan penyemprotan andai didapati hama perusak. Andai pemeliharaan telah lakukan benar, maka kamu mampu mulai melihat munculnya bunga bakal buah di usia 2 bulanan, lantas merasakan panen paprika sesudah tanaman berumur 3 bulanan. Masa produksi tanaman Paprika berlangsung lebih tidak lebih 7-9 bulan yang dengannya tinggi pohon mencapai 2 hingga 4 meter. Seusai tua, tanaman paprika Perlu diganti yang dengannya bibit baru, ataupun melakukan rotasi tanaman bagi atau bisa juga dikatakan untuk media lahan tegalan. Memanen buah paprika diluar dugaan tak Perlu menunggu supaya buah sudah berwarna merah. Tatkala masih muda (hijau) pun mampu dipanen serta jual ke pasaran.
  5. Masa PanenPemanenan paprika mampu di lakukan sesudah masa penanaman melewati dua hingga tiga bulan. Paprika yng dipanen yakni paprika yng berwarna hijau, merah, kuning, ataupun jingga. Paprika yng berwarna hijau adalah paprika yng sebetulnya belum terlalu tua. Memanen paprika yng masih hijau umumnya di lakukan bagi atau bisa juga dikatakan untuk alasan ekonomis. Maksudnya yakni andai dipanen yang dengannya cepat maka bisa menghindari paprika yng di kenai hama ataupun penyakit. Sementara paprika yng berwana merah, kuning, ataupun jingga adalah paprika yng telah cukup tua.
    Bagi atau bisa juga dikatakan untuk bisa mengetahui apakah paprika memanglah telah benar-benar bisa dipanen mampu yang dengannya tips pengukuran kekerasan serta kekerasan pada buah paprika. Pengukuran itu di lakukan yang dengannya tips diketuk serta ditekan. Andai disaat diketuk berbunyi nyaring serta tak berganti bentuk disaat ditekan, maka paprika yang telah di sebutkan sudah benar-benar siap bagi atau bisa juga dikatakan untuk dipanen. Tips memanen paprika yakni yang dengannya dipetik bersama-sama yang dengannya tangkainya. Seusai dipetik maka Perlu disimpan di tempat yng suhunya bekisar antara 7-100 C bagi atau bisa juga dikatakan untuk melindungi supaya kualitasnya tetap baik.

Cara Bisnis Tanaman Paprika

Tanaman paprika terdiri dari beragam jenis varietas, di antaranya wonder bell, takii ace, skipper, blue star, jumbo sweet, colombo, green horn, serta marengo. Jenis paprika yng cocok serta paling tidak sedikit diminati di Indonesia merupakan wonder bell, blue star, serta skipper. Dalam proses pemeliharaan, Suka kali kita akan melihat munculnya tunas-tunas vegetatif pada ketiak batang utama. Sebaiknya pangkas saja beberapa tunas cabang yang telah di sebutkan supaya mampu menghasilkan buah paprika yng besar. Selain itu andai dalam satu cabang tangkai terdapat 3-4 bunga (bakal buah), maka lebih baik pertahankan 1-2 bunga saja supaya menghasilkan buah yng besar. Selamat berupaya berbisnis paprika.


Sumber rujukan dan gambar : http://www.nangimam.com/2014/05/cara-budidaya-dan-agribisnis-tanaman-paprika.html.

Seputar CARA BUDIDAYA DAN AGRIBISNIS TANAMAN PAPRIKA

Advertisement
 

Cari Artikel Selain CARA BUDIDAYA DAN AGRIBISNIS TANAMAN PAPRIKA